
KAMPAR KIRI TENGAH – Dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal daerah, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Kampar menggelar Sosialisasi Optimalisasi Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Aula Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Selasa (10/02/2026).
Langkah ini ditegaskan sebagai strategi krusial karena capaian PAD kini menjadi salah satu indikator utama penilaian kinerja bagi jajaran Pemerintah Kecamatan, Kelurahan, hingga Desa di seluruh Kabupaten Kampar untuk tahun anggaran 2026.
Kepala Bapenda Kabupaten Kampar, Zamhur, ST, MM, dalam arahannya menyampaikan bahwa optimalisasi pendapatan harus dimulai dari unit pemerintahan terkecil. Sinergi antara Camat, Lurah, dan Kepala Desa menjadi kunci utama untuk memastikan masyarakat memahami kewajiban perpajakannya.
Modernisasi Layanan via SAPAHATI
Fokus utama sosialisasi kali ini adalah pengenalan dan optimalisasi penggunaan SAPAHATI, sebuah platform digital yang dirancang untuk mempermudah administrasi perpajakan daerah di Kabupaten Kampar. Masyarakat tidak lagi perlu mengantre lama untuk urusan pajak.
Berikut adalah 5 keunggulan utama aplikasi SAPAHATI yang perlu diketahui masyarakat:
1. Pelayanan Online: Akses layanan perpajakan kapan saja dan di mana saja tanpa batas ruang.
2. Cek Tunggakan PBB-P2: Menyediakan informasi tagihan secara real-time dan akurat.
3. Tracking Pelayanan: Transparansi penuh dalam memantau status permohonan wajib pajak.
4. Pembayaran via QRIS: Proses transaksi yang lebih mudah, cepat, dan terjamin keamanannya.
5. Unduh E-SPPT: Memungkinkan warga mendapatkan dokumen SPPT digital secara langsung tanpa harus menunggu distribusi fisik.
Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Bapenda Kampar, Jaka Putra, SE, M.Si, serta Camat Kampar Kiri Tengah, Ganda Ade Saputra, S.STP., M.Si, yang bertindak sebagai tuan rumah. Turut hadir pula Camat Gunung Sahilan, Musnaini, M.Si, beserta jajaran perangkat desa .
Camat Ganda Ade Saputra menyambut baik inisiatif ini dan berkomitmen untuk menginstruksikan seluruh Kepala Desa di wilayahnya agar segera mengedukasi warga mengenai penggunaan aplikasi SAPAHATI demi kelancaran pembangunan daerah
