Kampar Kiri Tengah Gelar Rakor Program MBG dan Percepatan Penurunan Stunting

KAMPAR KIRI TENGAH – Dalam upaya memperkuat kualitas sumber daya manusia dan memastikan kesehatan generasi mendatang, Pemerintah Kecamatan Kampar Kiri Tengah menyelenggarakan dua agenda krusial sekaligus: Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Rapat Kerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS).

Kegiatan ini berlangsung dengan khidmat di Aula Kantor Camat Kampar Kiri Tengah, dihadiri oleh seluruh elemen strategis mulai dari unsur pimpinan kecamatan, TNI/Polri, hingga sektor pendidikan dan kesehatan.

Camat Kampar Kiri Tengah, Ganda Ade Saputra, STP., M.Si, dalam arahannya menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar pembagian makanan, melainkan langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak sekolah mendapatkan asupan nutrisi yang layak.

Di saat yang sama, percepatan penurunan stunting menjadi prioritas utama guna mencapai target nasional. "Sinergi antara pemangku kepentingan adalah kunci. Kita ingin memastikan bahwa intervensi gizi tepat sasaran, baik melalui sekolah maupun pendampingan keluarga," ujar Camat Ganda.

Rapat ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan data dan langkah teknis di lapangan. Adapun tokoh-tokoh yang hadir dalam koordinasi ini antara lain:
Unsur Kecamatan: Ganda Ade Saputra, STP., M.Si, ( Camat ),Sri Nuryani, S.ST (Sekcam) dan Lusiana, SE (Kasi Kesejahteraan Sosial).
Unsur Keamanan: Danramil 05/Kampar Kiri dan Kapolsek Kampar Kiri Hilir.
Sektor Pendidikan: Koorwil UPT Dinas Dikpora serta para Kepala SMA/SMK/MA sederajat se-Kecamatan.
Sektor Kesehatan & Agama: Kepala UPT Puskesmas Simalinyang dan Kepala KUA Kecamatan Kampar Kiri Tengah.
Sektor Teknis: Kapokcam SPPG, Kepala SPPG (Simalinyang 1 & 2, Bina Baru, Mayang Pongkai), Koordinator Penyuluh Pertanian (BPP), serta Koordinator PLKB.

Beberapa poin penting yang disepakati dalam rapat ini meliputi:

Validasi Data: Memastikan data penerima program MBG dan balita berisiko stunting akurat agar bantuan tepat sasaran.

Edukasi Masyarakat: Melibatkan peran KUA dan PLKB dalam memberikan penyuluhan pranikah dan pola asuh.

Ketahanan Pangan Lokal: Mendorong peran BPP dalam mendukung ketersediaan bahan pangan bergizi dari sektor pertanian lokal.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh instansi di Kecamatan Kampar Kiri Tengah dapat bergerak seirama demi menciptakan generasi yang lebih sehat, cerdas, dan bebas stunting.